• 1

    Jun

    8 Hal Aneh Ajaran Buddha yang Jarang Diketahui

    Jangan mudah percaya pada kitab suci Diceritakan suatu ketika Buddha Gotama berkunjung ke suku Kalama dan bertanya apakah mereka harus percaya pada apa yang diajarkan oleh beliau, beliau menjawab Jangan mudah percaya pada kitab suci . dan seterusnya. Lalu apa yang harus percaya ?. Yang dapat dipercaya adalah ajaran yang jika dilakukan mengarahkan seseorang pada berkurangnya kemelekatan (keserakahan), berkurangnya kebencian, bertambahnya pengertian mana yang benar dan tidak benar. Tidak ada mujizat Salah satu ajaran Buddha adalah hukum sebab akibat yang saling bergantungan, yang menjelaskan fenomena kehidupan manusia. Semua yang terjadi pada
  • 2

    May

    Lagi, Soal Meditasi

    Banyak yg meditasi mengharapkan sesuatu yang beda dari tujuannya. Meditasi sejatinya adalah menyucikan hati & pikiran, pikiran dilatih “melihat apa adanya”. Melatih pikiran melihat apa adanya, membuat pikiran jika menerima sesuatu TANPA MENILAI yang mementingkan diri sendiri, cenderung berorientasi pada AKU. Jika saat meditasi setiap tarikan nafas (atau objek meditasi lainnya) selalu dilihat / dirasakan apa adanya, maka ketika balik ke kehidupan nyata, secara otomatis apapun yg terjadi di sekitar kita akan kita nilai apa adanya. Sehingga tidak menimbulkan kemelekatan (keserakahan), kebencian. Jika pun muncul, keserakahan dan kebencian tak kuat atau paling tidak berkurang. Karena informasi yg masuk ke dalam diri kita, TIDAK didasari oleh kebodohan batin (moha), yg cender
  • 22

    Oct

    Andaikata Saya Berbuat Jahat

    Sebagai manusia, hidup kita tidak akan pernah bisa hidup sendiri. Tak pernah ada manusia di dunia ini bisa hidup sendiri, tanpa tergantung pada orang lain sejak ia hadir di dunia ini. Tidak pernah ada, tidak akan pernah ada. Paling tidak kita tergantung pada ibu dan ayah, tanpa beliau kita tidak mungkin ada di dunia ini. Keluarga adalah bagian yang terpenting bagi seseorang di luar dirinya sendiri. Tentu semua manusia berusaha untuk melindungi dirinya dan keluarganya. Melindungi keluarga dari kelaparan, sakit, rasa aman dan segala macamnya. Andaikata saja saya berbuat yang kurang baik, atau buruk, atau kejahatan, yang pertama kali akan menjadi korban adalah diri saya sendiri. Selanjutnya keluarga saya, berikutnya mungkin lingkungan saya, atau lebih besar lagi negara saya, ata
  • 17

    Aug

    Mencintai Tanah Air tanpa harus mencintai pemerintahannya

    Sopir taxi itu bercerita sepanjang perjalanan. Ia menceritakan bagaimana jeleknya negaranya. Bertapa menyebalkan para penjabat pemerintahannya. Bagaimana cara para memimpin negaranya melakukan korupsi, melakukan pengalihan perusahaan negara menjadi perusahaan pribadi. Wah pokoknya banyak sekali kejelekan negaranya. Banyak sekali. Sayangnya sopir taxi ini tidak berani meninggalkan negara tempat ia menjalani dan pindah ke negara lain. Negara yang ia benci adalah Singapura. Lain lagi, pengusaha ini benar-benar marah. Tentu saja anjing akan menang jika di jejerkan dengan dia. Yang penting bukan dia, semua rakyat di negara saya sudah tidak suka dengan dia. Kami semua sudah tau bagaimana mereka melakukan korupsi, manipulasi. Selanjutnya bagaimana ia bercerita undang-undang yang mem
  • 7

    Aug

    Melindungi Anak

    Secara alami, saya sebagai anak, melihat ayah dari sejak saya bayi sampai dewasa, jadi tau betapa besarnya tangan ayah saya dibandingkan tangan saya, bertapa tingginya ayah saya dibandingkan diri saya, bertapa hebatnya ayah yang bisa menjawab semua yang saya tanya. Hampir seluruh anak di dunia ini akan mengalami hal ini, termasuk anak saya. Ia mungkin akan merasakan, memikirkan apa yang juga saya lakukan semasa saya kecil. Menanjak dewasa, putra putri saya sudah menjelajah dunia jauh lebih luas dari saya, mereka punya waktu yang banyak. Mereka menjelajah dengan alat yang sangat cangih dibandingkan saya dulu, menggunakan internet. Apa yang mereka tak tau, mbah Google akan menjawab. Dari hal yang rumit, sampai hal yang sepele. Mereka dengan cepat tau. Kalau dibandingkan dulu dengan ayah sa
  • 7

    Aug

    Soulmate

    Senang rasanya punya teman sekadar ngobrol, diskusi atau tukar pikiran. Lebih menyenangkan lagi kalau memiliki kegemaran yang sama, menu yang sama, kegemaran yang sama atau kegiatan lain yang sama. Mereka itu sering dikatakan sebagai “soulmate”, atau mungkin sebagai “belahan jiwa”. Andai memiliki pasangan hidup yang memiliki banyak kegemaran yang sama tentu lebih menyenangkan. Tak perlu bertengkar mau makan apa, tak perlu bertengkar mau kemana, tak perlu bertengkar mau nonton apa, tak perlu bertengkar karena hal-hal yang sepele. Seperti sebuah alat ukur, banyak hal kita lihat dengan ukuran yang kita bawa. Alat ukur yang kita buat sejak kecil, mungkin sejak dalam kandungan. Dapat dikatakan setiap orang memiliki alat ukur yang berbeda, sehingga “tolok ukurR
- Next

Author

Follow Me

Search

Recent Post